RSS

MISTERI SEX GANDROWO

MISTERI SEX GANDROWO

Aulia adalah seorang wanita muda berusia 28 tahun yang tinggal sementara di sebuah perkampungan kecil di bagian selatan Malaysia. Julia mengikuti suaminya yang bertugas di sana. Dia sendiri sebenarnya sejak kecil sampai graduated dan berkahwin hanya biasa dengan kehidupan mewah di kota bersama orang tuanya. SUami Julia ada pengurus korporat sebuah syarikat ternama di Ibu KOta. Oleh Karena itu, wajarlah jika dalam seminggu Julia harus ditinggalkan sendiri oleh suaminya paling-paling selama tiga hari.
Di perkampungan kecil itu, mereka menyewa sebuah rumah sederhana yang disewa dari penduduk setempat. Daerah yang mereka huni masih cukup terpelosok ke dalam dan jalannya masih bertanah merah. Suasana yang sepi dan tetangga yang letaknya cukup berjauhan sebenarnya cukup membuat Julia merasa Bosan, namun apa hendak dikata. Sebagai seorang isteri, ia merasa wajib untuk mengikuti suaminya ke mana sahaja.


Saat-saat yang membahagaikan pasangan ini adalah ketika dapat bersama seharian di rumah tersebut untuk melakukan hubungan romantik mereka.. Maklumlah, mereka baru 3 tahun menikah dan belum ada anak lagi. Jadi boleh dikata masih pengantin baru. Belum adanya kehadiran anak-anak membuat kegiatan seksual menjadi hiburan utama mereka saat bersama-sama. Sayangnya kegiatan itu tak dapat mereka lakukan terlampau sering disebabkan kesibukan tugas sang suami.Kebahagiaan rumah tangga mereka tampaknya akan terus berlanjut, sampai satu ketika datanglah ujian menimpa diri Julia.
Tempat tinggal mereka yang terpencil ternyata sebenarnya merupakan tempat yang cukup padat dengan kisah-kisah misteri-misteri ghaib. Malam itu, sekitar pukul 12tgh malam, Julia bersiap-siap untuk pergi tidur. Di kampung kecil waktu seperti itu sebenarnya sudah diagak terlalu lewat. Dia hanya sendirian saja di rumah. Suaminya telah pergi pagi tadi dan baru akan kembali keesokkan harinya. Rumah itu hanya diterangi oleh 2 buah lampu pelita yang berbahan bakar minyak tanah.

Julia mengenakan gaun tidurnya yang berwarna putih. masuk dgn warna kulitnya yang juga putih bersih. Seperti biasa, ia mengunci seluruh pintu termasuk pintu kamar tidurnya. Setelah membersihkan tubuh dan menyisir rambutnya, ia menyiapkan tempat peraduannya.Baru saja ia berada di pinggir tempat tidur, tiba-tiba dirasakannya seolah udara di dalam kamar berubah menjadi dingin. Julia terdiam sejenak mengalami perubahan yang mendadak itu. Bulu tengkuknya terasa seperti berdiri. nalurinya mengatakan ada sesuatu disekitar biliknya.Dengan tubuh gemetar, matanya meninjau2 sekeliling biliknya. sehingga di suatu sudut, entah mengapa pandangan Ratih seperti terpukau. Seolah ada sesuatu di sana....Ya, seperti ada sesuatu di sana... Julia tak yakin apa... tapi jantungnya serasa berdebar-debar. Ia menunggu, akankah terjadi sesuatu?, ada asap putih yang secara perlahan menghampiri dirinya. Dan lidah Julia terasa kelu untuk membaca doa.Dari dalam kegelapan, tiba-tiba muncullah sesosok tubuh lelaki yang berstruktur gagah dan besar. Julia terkejut dan segera berundur. Dari manakah datangnya makhluk itu? Saat itu ia berada di dalam kamar tidur berukuran 4x4 meter yang tertutup rapat semua pintu dan jendelanya. Ia sangat yakin tak ada lubang yang terbuka untuk masuk ke kamar itu.Sosok makhluk itu semakin mendekati Julia yang duduk ketakutan di pinggir tempat tidur itu. Ukuran tubuhnya lebih besar daripada ukuran seorang laki-laki dewasa normal. Sorot matanya tajam berwarna kemerahan yang membara.Dari mulut makhluk itu nampak dihiasi dengan gigi-gigi tajam dan keluar geraman-geraman halus diiringi air liur yang menitis pelahan.Julia terlalu takut sehingga tidak mampu untuk bergerak. Ternyata ia tidak sendirian di dalam kamar itu. Ada makhluk besar menakutkan yang dapat muncul secara tiba tiba. Julia yakin makhluk itu bukanlah seorang manusia biasa. Mungkinkah ia jin atau sebangsa makhluk gaib lainnya yang penjaga rumah itu?
Anihnya, kemudian seperti ada sesuatu yang membisiki pikiran Julia…”lepaslah pakaianmu sayang… malam ini akan aku berikan sejuta kenikmatan yang belum pernah kau rasakan, dan kau akan selalu rindu serta terkenang selalu bila telah dapat meraihnya malam ini…”telanjanglah dihadapanku wahai kekasih ku” bisikan makhluk hitam itu membuat ratih mengikuti perintah ghaib sang makhluk bertubuh sasa tersebut, tangan wanita muda itu dengan perlahan menggapai tali gaun tidurnya dan melepaskannya dari pinggangnya.
Semuanya itu seolah dibimbing oleh suatu kekuatan ghaib. Sementara itu mata Julia tetap mengawasi lelaki raksasa yang ada di hadapannya dengan sorot mata memukau sukmanya, dan kejadian aneh segera menyusul tindakannya itu. Ternyata seiring dilepasnya gaun tidur dari tubuhnya,Julia mulai merasakan rasa takutnya dengan perlahan hilang dan kini berganti dengan suatu perasaan nyaman dan aman yang begitu sensasi dan tak digambarkan...Getaran itu semakin tinggi ketika lembaga hitam itu menggeram dan dengan perlahan mendekatinya, dengusan nafas bernafsu lelaki itu semakin membuat kemaluan julia terkepit-kepit menahan kegairahan. Tanpa disedaro, sosok hitam legam itu telah begitu dekat sekali dengannya. Lelaki itu kini berada di antara kedua paha mulus Julia yang seolah mengangkang begitu saja untuk membukakan jalan untuk sang kekasihnya berbuat sesuatu. Tanpa sadar Julia berkata kepada makhluk itu…” Kemarilah sayang…cepatlah berilah aku kenikmatan ghairah nafsumu “.
Ooooh Agggghh julia pun mulai mengerang dengan penuh nafsu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

© 2009 - Pustaka Orang Dewasa | Design: Choen | Pagenav: Abu Farhan Top